Rabu, 30 Desember 2020

4 Cara Mencegah Ruam Popok Pada Bayi yang Ibu Perlu Tahu

 


Masyarakat modern tidak bisa lepas dari perlengkapan yang mengandalkan kepraktisan, termasuk urusan mengurus si kecil. Dewasa ini, Anda tidak perlu bingung dengan masalah kehabisan popok kain sebab bisa beli popok sekali pakai atau diaper. Namun, masalah pemakaian diaper yang terus menerus bisa berdampak pada kesehatan kulit si kecil. Risiko bayi alami ruam popok semakin besar sehingga ia lebih sering rewel atau menangis.

Cara mencegah ruam popok

Sebagai orangtua Milenial yang cerdas, Anda harus tahu pemakaian diaper tidak boleh terlalu sering. Sesekali biarkan kulit si kecil bernapas dengan memberikan popok kain katun yang berkualitas. Selain lebih hemat, Anda juga bisa menekan risiko anak mengalami ruam popok yang merah dan gatal. Supaya anak tidak mengalami ruam popok, ketahui cara mencegah berikut :

1.                 Selalu bersihkan area genital bayi

Setiap bayi pipis atau mengeluarkan feses, Anda harus rutin membersihkan area tersebut. Bilas bokong si kecil menggunakan air hangat dan gunakan kapas bersih yang sudah dicelupkan air untuk membersihkan sisa feses yang masih menempel. Tak ada salahnya menggunakan sabun, tetapi pakai sabun bayi yang bebas pewangi dan bahan kimia yang aman untuk kesehatan kulit bayi.

2.                 Jangan gunakan popok tidak sesuai ukuran

Pemilihan popok kain atau diaper harus menyesuaikan ukuran si kecil berdasarkan berat badan. Anda tidak bisa menjadikan usia sebagai patokan pasti sebab ukuran anak berbeda-beda, bukan? Pastikan popok memang sesuai ukuran alias tidak terlalu ketat, tetapi tidak longgar berlebihan. Pemakaian popok yang ketat bisa mengakibatkan kulit susah bernapas sehingga rentan alami ruam popok atau iritasi kulit.

3.                 Menggunakan salep khusus

Jika anak mengalami ruam popok yang menyakitkan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk pemberian salep khusus. Salep bisa mencegah alergi pada kulit selangkangan yang sensitif, alih-alih memakai bedak biasa. Bedak tidak direkomendasikan sebab bisa membuat daerah genital semakin lembab dan rentan terkena bakteri.

4.                 Rajin ganti popok

Jangan menunda waktu untuk mengganti popok yang sudah terlalu lama dipakai. Setiap bayi yang lahir hingga awal perkembangan bakal lebih sering buang air kecil dan air besar. Selalu ganti popok kain atau sekali pakai yang sudah terkena feses, ya! Perlengkapan bayi harus Anda persiapkan jauh hari agar tidak kelabakan saat stok popok menipis.

Namun, sebaiknya Anda beli popok sesuai kebutuhan karena bayi terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Bisa saja ukuran popok berubah dalam hitungan minggu yang cepat, ya!

Yuk, perhatikan kebersihan daerah sensitif bayi agar Anda bisa menghindari risiko ruam popok! Mencegah sejak dini jauh lebih baik, bukan? Beli popok berkualitas untuk anak tercinta agar ia bisa berkembang lebih baik dan bebas risiko alergi kulit!


EmoticonEmoticon